Jurnalis senior Piers Morgan memberikan kritik tajam kepada gelandang Argentina, Leandro Paredes, usai kekalahan dari Spanyol di final Piala Dunia 2026 pada Minggu (20/7/2026). Morgan bahkan menjuluki Paredes sebagai "tikus kecil" akibat ulahnya di lapangan.
Ejekan Pedas di Acara TV
Baca Juga
-
Andy Burnham Undang Donald Trump ke Manchester, Ini Sederet Tempat yang Bisa Dikunjungi
Perdana Menteri Inggris Andy Burnham mengundang Presiden AS Donald Trump untuk berkunjung ke...
-
Arenga Lionel Messi Sebelum Final Piala Dunia 2026 Sorotan Fans Argentina
Pidato Lionel Messi sebelum laga final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol memicu keheranan dan...
-
Emiliano Martinez Isyaratkan Pensiun dari Timnas Argentina
Kiper Argentina Emiliano Martinez mengisyaratkan bakal pensiun dari tim nasional usai kekalahan...
-
FIFA Hapus Catatan Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia
FIFA menghapus catatan kartu merah Leandro Paredes dalam sistem informasi komentator usai...
Dalam acara "Sports Uncensored", Morgan mengecam keras penampilan dan sikap Paredes selama pertandingan. Ia menyampaikan kekesalannya di hadapan Simon Jordan dan John Terry yang turut hadir sebagai pengamat.
Sikap emosional Paredes memicu sorotan publik setelah terlibat perselisihan dengan para pemain Spanyol saat selebrasi kemenangan berlangsung. Rekaman insiden tersebut tular di media sosial dan kini mendapat perhatian serius dari FIFA.
Presiden FIFA Turut Disentil
Tak hanya Paredes, Presiden FIFA Gianni Infantino juga menjadi sasaran kritik pedas dari Morgan. Morgan menilai kepemimpinan Infantino dan rumor favoritisme terhadap Argentina sangat merusak citra turnamen.
Morgan menyebut kelakuan para pemain Argentina seusai laga sebagai hal paling menjijikkan dalam sejarah Piala Dunia. Simon Jordan pun menyetujui pandangan tersebut dan mengaku tidak memiliki simpati terhadap skuad asuhan Lionel Scaloni.
Penyelidikan Resmi FIFA
Akibat keributan seusai peluit panjang dibunyikan, FIFA dilaporkan sedang melakukan penyelidikan mendalam terkait perilaku timnas Argentina. Sanksi berpotensi dijatuhkan jika terbukti ada pelanggaran disiplin berat.