Paredes Nekat Tampil Bela Argentina di Piala Dunia 2026 Meski Tulang Rusuk Retak

Gelandang Argentina Leandro Paredes beraksi di lapangan saat berlaga dalam turnamen Piala Dunia 2026.
Gelandang Argentina Leandro Paredes beraksi di lapangan saat berlaga dalam turnamen Piala Dunia 2026.
Ringkasan: Leandro Paredes bermain dalam tiga pertandingan terakhir Argentina di Piala Dunia 2026 dengan kondisi tulang rusuk retak demi membela negaranya.

Gelandang tim nasional Argentina Leandro Paredes ternyata berlaga dengan kondisi cedera serius pada fase akhir Piala Dunia 2026. Pemain kunci Tim Tango tersebut nekat tampil dalam tiga pertandingan terakhir meski mengalami retak pada tulang rusuknya.

Sengaja Dirahasiakan Agar Tak Jadi Sasaran Lawan

Baca Juga

Kabar cedera tersebut diungkapkan oleh jurnalis Martin Arevalo dari ESPN pada Senin (20/7/2026). Informasi cedera Paredes sengaja dirahasiakan selama turnamen berlangsung agar tidak dimanfaatkan oleh tim lawan di lapangan.

Meskipun sempat mengalami kesulitan bernapas akibat rasa sakit, performa Paredes di lapangan tetap impresif. Ia menjadi pilar penting di lini tengah Argentina setelah berhasil merebut posisi starter sepanjang kompetisi.

Statistik Mentereng di Tengah Rasa Sakit

Paredes mencatatkan 475 menit bermain dari total delapan laga di Piala Dunia 2026. Ia membukukan akurasi umpan mencapai 93 persen setelah menyelesaikan 477 dari 509 operan.

Selain itu, Paredes menorehkan empat kreasi peluang, delapan tekel sukses dari sembilan percobaan, delapan intersepsi, serta 13 kali melakukan sapuan bola. Satu-satunya catatan minornya adalah keterlibatan dalam keributan pasca-laga final yang kini sedang diinvestigasi FIFA.

Absen Bela Boca Juniors Selama Masa Pemulihan

Proses pemulihan cedera tulang rusuk retak umumnya membutuhkan waktu sekitar tiga hingga enam minggu. Karena tidak bisa dipasang gips, perawatan berfokus pada manajemen rasa sakit dan peradangan hingga tulang pulih secara alami.

Kondisi ini membuat Paredes dipastikan harus absen membela klubnya, Boca Juniors, selama kurang lebih satu hingga satu setengah bulan ke depan.